Kopassus Kirim Bansos Kemanusiaan ke Kabupaten Asmat dan Distrik Oksibil

Komando Pasukan Khusus (Kopassus) mendistribusikan bantuan sosial kemanusiaan kepada masyarakat di Kabupaten Asmat yang terkena wabah campak dan gizi buruk. Bantuan kemanusiaan ini dikoordinir seorang pengusaha Batik ternama yakni Josephine Komara, atau sering di sapa Bunda Obin berasal dari PT Kalbe Farma, PT Mayora dan para donatur sukarelawan tersebut diangkut dengan pesawat C-130 Hercules TNI AU, yang diberangkatkan dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Timika, Kamis (15/02/18).

Bantuan seberat 2.880 kg berupa obat-obatan terdiri dari: Bedak Salicyl (42 dus), Acyclovir krim (44 pak), Acyclovir tablet (60 pak), PEKA (100 dus), Cetirizin tablet (40 pak), Aleron (10 pak) , Sabun Asepso 500 pcs). Sedangkan bantuan makanan yaitu Milna Biskuit (24 dus), Energen Sereal (300 dus), Susu bubuk (4 dus), Marie Regal (60 dus).

Selain mendistribusikan bantuan sosial ke Asmat, Kopassus juga mendistribusikan bantuan ke Distrik Oksibil. Bantuan sosial kemanusiaan yang dikirim kepada masyarakat Oksibil berupa makanan seperti Marie Regal (30 dus), Milna Biskuit (6 dus) dan Energen Sereal (200 dus).

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah Campak dan Gizi Buruk telah merenggut puluhan nyawa warga Asmat sekitarnya. Hal itu, kemudian menjadi perhatian Pemerintah Pusat dengan menerjunkan personel ke Asmat.

Tim Terpadu Penanggulangan KLB Asmat yang melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Asmat, Kementerian Kesehatan, TNI, dan Polri terus bekerja menyisir kampung terisolir di 19 Distrik di Kabupaten Asmat.

Walaupun Bupati Kabupaten Asmat, Elisa Kambu telah resmi mencabut status Kejadian Luar Biasa wabah penyakit Campak dan Gizi Buruk di wilayahnya yang tertuang dalam Surat Keputusan resmi Bupati Asmat tanggal 5 Febuari 2018, hingga kini bantuan berupa pengobatan,tenaga medis serta bantuan sosial masih terus berdatangan.