Kembalikan Harum Cendana, Ekspedisi NKRI Tanam Puluhan Ribu Cendana

EkspedisiNKRI-Bertemakan “Peduli dan Lestarikan Alam Indonesia”, Tim Ekspedisi NKRI 2015 Subkorwil-07/Alor  bersama-sama masyarakat kembali menanam 2000 bibit cendana di Padang Panjang,sebelumnya menanam 3000 bibit cendana yang tersebar di Pulau Sika dan Moukuru. Jumat ( 27/3)

Penanaman 2000 bibit cendana  dipimpin langsung oleh Mayor Cba M. Zuhdi Tarigan, selaku Wadansubkorwil-07/Alor  didampingi Mayor Kav I Nyoman Arya J. Kasdim 1622/Alor, Ismail dari Dinas Kehutanan, Brigpol Bambang dari Polsek Alor Timur, Serda Jef Beny dari Koramil 03/Alor Timur, Martem Waangsir Sekcam Alor Timur, serta tim Peneliti Kehutanan yang dipimpin oleh Letda I Komang Widnyana S.

“Alasan penanaman cendana ini adalah untuk membantu mengembalikan kehijauan lahan kritis, di mana kawasan ini merupakan lahan yang sering terbakar saat memasuki musim kemarau.” ujar Mapahir Bahari, mahasiswa STAINI yang tergabung dalam tim Peniliti Kehutanan Ekspedisi NKRI 2015.

 Nilai ekonomis cendana yang tinggi diharapkan dapat membantu masyarakat Alor menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi selanjutnya.

 “Tanaman ini (cendana) bukan sembarang tanaman,tolong dijaga untuk masa depan anak cucu” pesan Martem, Sekcam Alor Timur.

Ekspedisi NKRI Koridor Kepulauan Nusa Tenggara Tahun 2015 merupakan kegiatan ekspedisi yang ke-5, setelah berturut-turut dilaksanakan, yaitu Ekspedisi Bukit Barisan di Sumatera tahun 2011, Ekspedisi Khatulistiwa di Kalimantan tahun 2012, Ekspedisi NKRI Koridor Sulawesi tahun 2013, serta Ekspedisi NKRI Koridor Maluku dan Maluku Utara tahun 2014,

Selain di wilayah Alor, Peserta Ekspedisi NKRI 2015 ditempatkan di wilayah Karangasem, Lombok Timur, Sumbawa, Bima, Sumba Barat Daya, Ende, dan Belu. Masing-masing peserta Subkorwil mengemban misi untuk melaksanakan pendataan dan pemetaan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM), seperti: pengabdian masyarakat, penjelajahan, serta penelitian yang meliputi  kehutanan, flora fauna, geologi, potensi bencana dan sosial budaya. Di samping itu, Ekspedisi ini juga mengemban misi untuk membuka daerah terisolir, sehingga mendorong peningkatan kesejahteraan sosial dan kesadaran akan pertahanan keamanan wilayah.