Tim Ekspedisi Khatulistiwa Mengajak Warga Sambas Lestarikan Hutan

Letkol Chb. Fitry Taufiq Sahary, SE,MM selaku  Pa Korwil Barat dan Tengah mengajak mahasiswa dan warga sambas untuk melestarikan hutan. Sambas, Rabu (11/4).

Letkol Chb. Fitry Taufiq Sahary, SE,MM selaku  Pa Korwil Barat dan Tengah mengajak mahasiswa dan warga sambas untuk melestarikan hutan. Hal ini dikatakannya dalam Seminar Wawasan Kebangsaan dan Sosialisasi Ekspedisi Khatulistiwa di Politeknik Terpikat Sambas, Rabu (11/4).

Dalam seminar yang  dihadiri sekitar 300 mahasiswa itu, Letkol CHB Fitri Taufiq Sahary, SE, MM  mengatakan, upaya pelestarian hutan dan alam Kalimantan sesuai dengan tema Ekspedisi Khatulistiwa yakni “Peduli dan Lestarikan Alam Indonesia”. Selain itu, ekpedisi yang digagas TNI Angkatan Darat mempunyai tujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit agar memiliki naluri  tempur  di gunung, hutan, sungai dan pantai. “Sehingga, prajurit dapat menguasai seluruh medan yang sulit di daerah perbatasan, pedalaman, pegunungan, dan sungai yang ada di Kalimantan,” kata Fitry.

Dalam seminar yang juga dihadiri Muspida Sambas itu, Fitri menjelaskan, Tim Khusus Penjelajah Patok Perbatasan yang dipimpin Lettu Inf Taufik Arifyanto dari Grup-2 Kopassus bersama 46 anggotanya, akan berjalan menelusuri patok perbatasan sepanjang pulau Kalimantan. Mereka akan berjalan kaki sejauh 2004 Kilometer dengan target waktu selama 3,5 bulan. Tim khusus jelajah patok perbatasan mulai berjalan kaki dari patok A.1 yang berada di paling barat Pulau Kalimantan, tepatnya di Tanjung Datu sampai ke patok yang berada paling timur Pulau Kalimantan, tepatnya di Sei Pancang Pulau Sebatik. Tim Khusus Jelajah Gunung dan Patok Perbatasan Ekspedisi Khatulistiwa merupakan gabungan personil dari Kopassus, Taifib Marinir, Den Bravo’90 Paskhas, Kostrad dan Raider. “Timsus ini direkrut dari pasukan terbaik yang sudah diseleksi kesehatan dan fisiknya oleh kesatuan masing-masing,” kata Fitri.

Disamping itu ada juga Timsus Rawa, laut, sungai dan pantai (Ralasuntai), yang dipimpin oleh Mayor Mar Freddy Ardianzah, akan menelusuri sepanjang pantai kalimantan, mulai dari tanjung datu sampai ke Sei Pancang Pulau Sebatik. Pasukan Timsus ini merupakan para prajurit pilihan dari 3 angkatan, yaitu dari Kopassus TNI AD, Kostrad, Marinir TNI AL dan Pakhas TNI AU.