Peserta Ekspedisi Khatulistiwa 2012 terima pembekalan dari LIPI

Peserta Ekspedisi Khatulistiwa  2012 menerima pembekalan dari Wakil Ketua LIPI bapak Profesor Endang Sukara bertempat di Aula Ricky Samuel,  Situ Lembang, Bandung, (28/3).

Prof Endang Sukara menyampaikan kepada peserta Ekspedisi Khatulistiwa bahwa banyak bahan-bahan yang dapat dijadikan sebagai objek penelitian di Wilayah Kalimantan, mulai dari sumber daya alam maupun kekayaan flora dan fauna serta keindahan alam Kalimantan yang masih banyak menyimpan misteri. Semoga dengan adanya kegiatan Ekspedisi ini mendapatkan hasil yang bisa dikelola dan dimanfaatkan dengan maksimal bagi negara. Pada dasarnya kekayaan alam yang ada di Kalimantan ini sangat luar biasa dengan tipe ekosistem yang beragam, dimana pegunungannya merupakan tempat hidup bagi flora dan fauna.

LIPI sangat berharap Ekspedisi kali ini dapat mengahsilkan sesuatu yang dapat diberikan pada penentu kebijaksanaan negeri ini serta dapat mempengaruhi pimpinan dalam menentukan kebijaksanaan serta keputusan selanjutnya.  Tantangannya dalam Ekspedisi ini adalah bagaimana mengembalikan kondisi hutan Kalimantan  yang menjadi paru-paru dunia seperti dahulu. Makanya ini perlu dicari agar semua pihak dapat memahami kekayaan hayati dan menjadikan sebagai pilar pembangunan bangsa khusunya bagi masyarakat Kalimantan. Saat ini LIPI melakukan beberapa inisiatif antara lain menjadikan cagar biosfer di Tanjung Puting, cagar biosfer Kutai (dalam persiapan usulan), serta mempertahankan keberadaan hutan di Kalimantan tetap seperti dahulu sehingga kondisinya tidak hancur sepeti yang terjadi di Pulau Sumatera maupun di Pulau Jawa.