Melihat dengan Mata Hati Kesehatan Masyarakat Terpencil

Kesehatan adalah harta paling berharga, sejak muda hingga lanjut usia. Bagi kita yang berada di kota, fasilitas kesehatan tersedia dan bisa dijangkau dengan mudah baik jarak maupun biaya – dengan asuransi kesehatan swasta atau BPJS Kesehatan, misalnya. Namun, bagaimana dengan saudara-saudara kita di pelosok?

Adalah Tim Ekspedisi NKRI 2015 Subkorwil Sumbawa yang terketuk melaksanakan bhakti sosial pengobatan gratis di Desa Labuhan Boa, Kecamatan Utan, Nusa Tenggara Barat. Pada Kamis,(26/2/ 2015), kegiatan yang dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA melayani 149  pasien.

.Tim medis yang terdiri atas Lettu Ckm Dwi Wahyono. K. (dokter tim kesehatan Ekspedisi) dibantu dr Made Laya (dokter Puskesmas Utan) melayani mayoritas pasien yang merupakan lansia dengan keluhan pada mata dan tubuh pegal-pegal.

Kegiatan itu dijenguk pula oleh Kepala Camat Utan, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Besar, Wabinkamtibmas Polsek Utan, dan perangkat desa.

“Kegiatan ini bagus dan bermanfaat, serta sangat diharapkan oleh masyarakat karena dapat dirasakan secara langsung,” ujar Drs Ibrahim Patawari, Camat Utan.Kegiatan kemanusiaan seperti pengobatan massal sebagai salah satu program fisik tim pengabdian masyarakat, diharapkan dapat dilaksanakan di daerah-daerah lain yang benar-benar membutuhkan sarana kesehatan, khususnya di daerah dengan pelayanan kesehatan yang susah dijangkau.

Ekspedisi NKRI Koridor Kepulauan Nusa Tenggara 2015 pesertanya terdiri TNI, Polri ,Akademisi, Lembaga dan pemerintah pusat dan daerah melaksanakan kegiatan penjelajahan, penelitian dan pengabdian masyarakat  selama empat bulan mulai akhir Januari hingga awal Juni 2015.