KOPASSUS TERJUNKAN ANGGOTA BANTU KORBAN GEMPA

Jakarta – Gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR) mengguncang barat Daya Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Selasa (23/1)pukul 13.34 WIB. Menurut data dari Badan Metrologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berada di kedalaman 10 kilometer dan berada di 81 Kilometer Barat Daya, Lebak Banten.

Mendengar kejadian tersebut Kopassus TNI AD langsung menerjunkan anggotanya yang tergabung dalam Tim Penanggulangan Bencana. Tindakan cepat tanggap Kopassus tersebut sebagai bentuk kepedulian Kopassus kepada masyarakat, terutama kepada warga yang terkena musibah bencana.

Selang beberapa jam setelah Gempa terjadi Anggota Kopassus yang berkekuatan 150 personil langsung diberangkatakan kelokasi kejadian, dan dilepas langsung oleh Wadanjen Kopassus Brigjen TNI Richard Tampobolon. Dalam pesannya kepada Anggota Tim Penanggulangan Bencana, Wadanjen mengatakan ” jaga keamanan selama dalam perjalanan dan keamanan di tempat bertugas”.

” Militansi anggota Kopassus harus dapat diandalkan disetiap medan, dan harap segera mendistribusikan bantuan logistik secara langsung kepada warga korban gempa yang sangat membutuhkan”,demikian penekanan yang di sampaikan Wadanjen.

diakhir pesan nya Wadanjen juga meminta kepada seluruh anggota Tim Penanggulangan Bencana yang bertugas untuk ” Selalu menyertakan Tuhan dalam setiap kegiatan”, katannya.

Tim Penanggulangan Bencana Kopassus yang dipimpin Waaster Kopassus Letkol Inf. Fierman, langsung bergerak mendirikan Posko Penanggulangan setibanya dilokasi Kampung Citalahap, Kelurahan Malasari, Bogor,Jawa Barat, yang juga luluh lantah akiabt terjadinya Gempa. Tim juga langsung mendata jumlah kerusakan sarana dan prasarana, jumlah korban serta mengkoordinir bantuan utuk secepatnya didistribusikan.