KOPASSUS GELAR TRADISI PENYAMBUTAN PETEMBAK AARM-26/2016

Sebanyak 61 prajurit TNI AD (37 petembak dan 24 pendukung) yang mengikuti lomba tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-26 Tahun 2016 di Lapangan Tembak Camp O’Donnel Capas, Tarlac, Filipina  kembali ke tanah air disambut oleh Danjen Kopassus, Mayjen TNI Madsuni di Base Ops Lanud Halim Perdana Kusuma (Jum’at, 9/12).

Dalam lomba tembak antar Angkatan Darat ASEAN yang diikuti oleh 10 negara ini, keluar sebagai Juara Umum, Kontingen TNI AD dengan meraih  21 medali emas, 15 medali perak dan 14 medali perunggu serta memboyong 6 tropi. Hasil ini lebih baik dari perolehan medali tahun lalu sebanyak 17 emas, 18 perak dan 16 perunggu, dengan memboyong sebanyak 5 tropi. Tim Petembak TNI AD ini berasal dari prajurit Kopassus 24 orang, Kostrad 7 orang, Kodam II/Sriwijaya 3 orang, Kodam III/Siliwangi 1 orang, Kodam VI/Mulawarman 1 orang dan Kodam XVI/Pattimura 1 orang.  Sementara itu diurutan ke-2 diraih oleh Negara Thailand dengan 10 medali emas, 15 medali perak dan 9 medali perunggu serta memboyong 4 tropi. Sedangkan peringkat ke-3 adalah Filipina selaku tuan rumah dengan 10 medali emas, 9 medali perak dan 14 medali perunggu serta memboyong 3 tropi.

Saat diterima oleh Danjen Kopassus di Gedung Suma 4, Halim Perdana Kusuma, Komandan Kontingen TNI AD dalam Lomba Tembak AARM, Mayor Inf Wimoko yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Batalyon 811 Aksi Khusus Sat 81 Kopassus, mengatakan bahwa :  “Kita membuktikan yang terbaik, terbukti kita mendapat 21 medali emas dari 45 medali emas yang disediakan panitia. Dan kami bangga dapat mempertahankan gelar sebagai juara satu dan cita-cita kami akan terus mempertahankannya” tegasnya. Wimoko melanjutkan : “Kita seluruh tim memang bisa beradaptasi dengan baik dan cepat. Dengan begitu, kita pun berhasil meraih medali satu persatu sampai akhirnya menjadi juara. Apapun yang dihadapi, harus bisa diselesaikan dengan baik, termasuk di area lomba AARM”, tegasnya didampingi seluruh anggota Kontingen. Sejak hari ke-5 perolehan medali Kontingen TNI AD sudah tak terkejar, dan sudah berada di atas angin, sehingga  bisa dipastikan akan menjadi Juara Umum AARM-26/2016.

Acara dilanjutkan dengan tradisi penyambutan di Makopassus, diiringi dengan drum band Lokananta Kopassus. Diawali dengan penyambutan di pintu masuk Pos 1 hingga patung Sarwo Edhie Wibowo depan lapangan Makopassus, dengan lagu-lagu penyemangat oleh para prajurit yang berada di sisi kiri dan kanan jalan sampai tiang bendera.  Selanjutnya, Tim Petembak menuju Gedung Flamboyan untuk menerima pengarahan dari Danjen Kopassus. Dalam pengarahannya Danjen Kopassus, Mayjen TNI Madsuni merasa bangga. Danjen juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh atlet. Keberhasilan ini tidak menjadikan terlena dan sombong, namun wajib terus berlatih secara kontinyu, karena saat ini Negara lain semakin meningkat kemampuannya, Kita tidak boleh latihan dengan standar, tegas Danjen Kopassus.

Hadir dalam acara tradisi penyambutan ini Wadanjen Kopassus, Ir. Kopassus, para Pamen Ahli Danjen Kopasssus, para Dansat Kopassus, para Asisten Danjen Kopassus, dan para Kabalak terkait beserta seluruh petembak dan pendukung lomba tembak AARM-26/2016.