Kasad : Ekspedisi NKRI Wujud Nyata Kepedulian dalam mengatasi permasalahan Rakyat

Kepedulian dan rasa cinta tanah air jajaran TNI dalam meningkatkan dan memanfaatkan  serta melestarikan potensi sumber daya alam di seluruh pelosok tanah air yang melatarbelakangi kegiatan Ekspedisi NKRI, Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara kunjungan di wilayah Ekspedisi NKRI Kepulauan Nusa Tenggara 2015, Subkorwil-8 Belu, Kp. Kabuna, NTT (14/03/2015).

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo Jenderal TNI Gatot Nurmantyo disambut  Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Torry Djohar Banguntoro, Danjen Kopassus Mayjen TNI Doni Monardo, serta Corporate Secretary BRI Budi Satria dan Bupati Belu Wilhelmus Foni sekaligus menyematkan pakaian adat tais kepada Kasad diiringi dengan tarian tebe-tebe Timor

Kunjungan Kasad ke wilayah Ekspedisi NKRI 2015, Subkorwil-8/Belu  NTT, selain untuk bersilaturahmi dan bertatap muka  dengan masyarakat, seluruh aparat sipil, militer serta Kepolisian yang ada di perbatasan, meninjau Satgas Ekspedisi NKRI yang sedang bertugas juga menghadiri penanaman dan budidaya pohon kelor /marungga diwilayah NTT.

Kasad menyambut baik upaya Komando Ekspedisi dan jajaran Komando Kewilayahan serta mengucapkan terima kasih kepada BRI yang telah membantu dalam budi daya kelor, Karena tanaman ini cocok dengan kondisi NTT, mempunyai keunggulan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, aspek sosial budaya dengan membuka lapangan kerja dan aspek ekologis yaitu ramah lingkungan.

Ekspedisi NKRI selain menggali potensi yang ada di daerah meliputi flora dan fauna serta kekayaan alam yang belum diberdayakan, juga melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, melalui kegiatan pembangunan karakter dan bela negara, penyuluhan Keluarga Berencana, Keluarga Pra-sejahtera, penyuluhan kelestarian Sumber Daya Alam, pengobatan massal,bakti sosial,karya bakti infrastruktur sekolah dan tempat ibadah, kegiatan sanitasi lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kecintaan TNI kepada rakyat melalui sikap peduli terhadap permasalahan rakyat dengan melakukan langkah nyata untuk mengatasinya. Kasad berharap semua kegiatan prajurit TNI AD yang bertugas di Kab. Belu bermanfaat bagi masyarakat di perbatasan RI – RDTL khususnya, dan propinsi NTT pada umumnya.

Kegiatan Ekspedisi melibatkan 1.227 personel, terdiri dari berbagai elemen bangsa, dari TNI, Polri, para Ahli (Peneliti), Mahasiswa (Akademisi), Pemda dan Masyarakat. Pelaksanaan Ekspedisi berlangsung sejak tanggal 5 Februari, dan berakhir pada tanggal 5 Juni 2015. Ekspedisi 2015 adalah yang ke-5, setelah Sumatera, Sulawesi, Maluku dan Kalimantan.

Wilayah Ekspedisi 2015 terbagi menjadi 3 Korwil dan 8 Subkorwil, yaitu Korwil 1/Bali, Korwil 2/NTB dan Korwil 3/NTT, serta Subkorwil-1/ Karangasem, Subkorwil 2/Lombok Timur, Subkorwil 3/Sumbawa, Subkorwil 4/Bima, Subkorwil 5/Sumba Barat Daya, Subkorwil 6/Ende, Subkorwil 7/Alor dan Subkorwil 8/Belu.

Hadir pada acara tersebut Aster kasad mayjen TNI Kustantyo Widiatmoko,M.D.A, perwakilan Kemenko PMK Nugroho Andi,perwakilan Kementerian LHK Nofrizal Taher, Danrem 161/WS Brigjen TNI Achmad Yuliarto,S.sos.MAP, Ketua DPRD Kabupaten Belu Januaria Awalde Berek, Kapolres belu AKBP Raja Sinambela,SH, , Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama, Tokoh Adat, masyarakat Desa Kabuna Kab. Belu.