DANJEN KOPASSUS SEMATKAN BREVET KOMANDO PANGLIMA TNI

Danjen Kopassus, Mayjen TNI Madsuni menyematkan Brevet Komando kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P di Lapangan Makopassus, Cijantung, Senin (18/12). Sebelum disematkan kepada Panglima TNI, Brevet, Baret Merah dan Pisau Emas Komando dibawa oleh dua peterjun Kopassus melalui udara.

Dalam sambutannya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mengatakan bahwa sebagai Panglima TNI dan secara pribadi, beliau merasa bangga dan suatu kehormatan karena mendapatkan baret merah dan brevet Komando Pasukan Khusus. Kebanggaan tersebut akan tertanam dalam hati sanubari yang paling dalam karena tidak semua prajurit bisa menggunakan baret merah dan brevet Kopassus yang memiliki kualifikasi sangat tinggi. Baret merah darah dan brevet Komando merupakan simbol kebanggaan bagi prajurit Kopassus sebagai institusi sekaligus kebanggaan satuan TNI.

“Saya mengharapkan prajurit Kopassus mempunyai kebanggaan yang utuh, yaitu bukan hanya bangga menggunakan brevet dengan kualifikasi tinggi, namun yang paling penting adalah bangga dengan keringat dan titik darah dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan Negara. Itulah sejatinya kebanggaan yang utuh untuk memelihara kemampuan, militansi dan memelihara daya juang dalam rangka melaksanakan tugas yang diberikan oleh Negara” tegas Panglima TNI.

Selanjutnya Alumnus Akademi Militer 1986 ini menegaskan bahwa tantangan tugas ke depan, tidak semakin ringan apabila melihat fenomena ancaman global, prespektif ancaman semakin berubah. Untuk itu mari kita semuanya meningkatkan kemampuan etos kerja.

“Pemberian baret merah dan brevet adalah suatu pesan moral kepada saya, saya harus membawa TNI menuju TNI yang profesional dan modern. Profesional dan modern dapat dicapai apabila didukung dengan kemampuan, soliditas dan solidaritas antar satuan”, kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Komitmen sekecil apapun yang kita buat merupakan kunci bagi keberhasilan tugas. Netralitas TNI sangat diperlukan. Sebagai prajurit TNI harus tahu politik. Untuk itu marilah kita bersama-sama untuk menjaga netralitas, meningkatkan soliditas di internal, dan soliditas antara TNI dan Polri. Semua dapat dicapai melalui kemauan dan tujuan yang sama.

Sebelum upacara penyematan brevet Komando, Panglima TNI menerima paparan dari Danjen Kopassus, Mayjen TNI Madsuni tentang satuan Kopassus di Serambi Kehormatan, selanjutnya dengan kendaraaan ATAV dan PJD menuju Satuan-81 Kopassus untuk menyaksikan demo ketangkasan prajurit Kopassus, ketrampilan menembak prajurit Kopassus, dan kegiatan Serbuan Unit Kopassus (Seruko).

Tiba di Lapangan Makopassus, Panglima TNI disambut dengan demo free fall prajurit Kopassus, fast roping yang dipertunjukkan oleh prajurit Kopassus dari Heli dan Serbuan Gedung Makopassus.

Hadir dalam penyematan brevet Komando Panglima TNI, diantaranya Kasad, Jenderal TNI Mulyono, Wakasau Marsekal Madya TNI Yuyu Sutisna dan Aspers Kasal Laksamana Muda TNI Karma Suta mewakili Kasal, Kasum TNI Laksamana Madya TNI Didit Herdiawan, Irjen TNI Letjen TNI Dodik Widjanarko, Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi, Dankodiklat TNI AD Letjen TNI Agus Kriswanto, pejabat Mabes TNI dan Mabesad serta Makopassus.