2 Jembatan Gantung” Ekspedisi NKRI 2014″ Untuk Masyarakat Maluku Utara

Wakil Kepala Staf Angkatan Darad ( Wakasad) Letjen TNI M.Munir mengunjungi Tim Ekspedisi NKRI Koridor Maluku dan Maluku Utara 2014 ,Subkorwil-5 Halmahera barat dan Ternate ,Kamis  (5/6/2014) di Maluku Utara

Kedatangan Wakasad dalam acara tersebut yang didampingi Pangdam XVI/Patimura ,Mayjen TNI Meris Wiryadi , Danjen Kopassus selaku Komandan Ekspedisi Mayjen TNI Agus Sutomo, S.E, disambut masyarakat desa Akidiri dan desa Kuripassai kecamatan jailolo.Wakasad setelah menerima paparan wadansubkorwil Mayor Inf Sapto Broto ,memberikan pengarahan kepada seluruh peserta Ekspedisi.

“ para peserta ekspedisi harus selalu menjaga kesehatan, tetap semangat dan tidak kalah pentingnya lakukan anjangsana atau silaturahmi dengan masyarakat sekitarnya. Perlu diketahui bahwa kegiatan ekspedisi NKRI yang dilakukan setiap tahun ini mempunyai nilai strategis untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ,” kata wakasad dalam pengarahannya.

Selesai acara pengarahan dilanjutkan pemberian perlengkapan voli kepada Pemuda desa Kuripassai,desa Akidiri ,Sekolah dasar dan SMP setempat.

Setelah itu Wakasad beserta rombongan menuju ke Akelamo kecamatan Sahu untuk mengunjungi tempat pembangunan jembatan gantung NKRI dan peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung di atas sungai Akelamo sepanjang 52 meter dengan lebar 1,5 meter dan pemerian perlengkapan voli dan bola  kepada pemuda desa Lako Akelamo, Laki Akidiri ,SD ,SMP dan SMA.

 Ekspedisi NKRI Koridor Maluku dan Maluku Utara 2014 , menyumbangkan 3 jembatan gantung yang diberi nama “jembatan Gantung Ekspedisi NKRI” , 2 jembatan gantung di wilayah Subkorwil Halmahera barat dan 1 jembatan gantung di subkorwil Masohi. Material jembatan gantung tersebut besi untuk tiang pancangnya dari Argentina, Sling kawat berasal dari Swiss , plat baja untuk lantai dari krakatau steel dan perakitan jembatan gantung ini di workshop pabrik semen Holcim Bogor.